Maulana Jalaluddin Rumi mengibaratkan manusia itu seperti Suling Bambu..
Suling yg terbuat dari bambu sangat merindukan tempat asalnya, yakni pohon bambu yang rimbun..
Begitu pula manusia yang merindukan asalnya yakni Tuhan yang maha pencipta..
Alunan suara suling yang terdengar hakikatnya adalah suara rintihan kerinduan suling ketika masih menjadi bambu, begitu pula manusia yang hatinya bergemuruh kerinduan ketika jiwanya masih digenggaman sang pencipta..
"Sesungguhnya kita semua milik-Nya dan akan kembali kepada-Nya"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar