Tiba-tiba seorang guru bijak datang kepadanya, lalu berbincang dengannya.
Guru Bijak :"Anak muda, kenapa engkau tidak bahagia?"
Anak Muda :"Saya merasa bingung mengapa aku miskin terus ?"
Guru Bijak :"Miskin ? bukannya kamu itu kaya?"
Anak Muda :"Gimana bisa anda mengkatakan kalau aku kaya? Dari mana anda menilainya?"
Guru Bijak :"Kalau sekarang engkau kehilangan 1 jari tanganmu, aku beri 50 juta, apa kamu mau?"
Anak Muda :"hmm, Gak mau "
Guru Bijak :"Jikalau kamu kehilangan sebelah lenganmu, aku beri 500 juta, mau?"
Anak Muda :"hmm Gak mau"
Guru Bijak :"Kalau sepasang matamu buta, aku beri 10 milliar , mau ?"
Anak Muda :"Gak mau"
Guru Bijak :"Kalau aku jadikan engkau menjadi kakek berumur 80 tahun sakit sakitan, aku beri 100 milliar , mau?"
Anak Muda :"Gak mau!"
Guru Bijak :"Kalau sekarang engkau langsung meninggal, aku beri kamu 1 Trilliun, mau?"
Anak Muda :"Gak mau!!"
Guru Bijak :"Hahahaha. Berarti benar kan kalau kamu sudah memiliki kekayaan tak terhingga? Di dalam hatimu, kenapa masih mengeluh miskin ?"
Anak muda itu tiba2 speechless tanpa kata-kata dan tiba-tiba mengerti apa arti kekayaan.
Karena HIDUP adalah WAKTU yg dipinjamkan.
dan HARTA adalah ANUGERAH yg dipercayakan,
BERSYUKUR atas nafas yg masih kita miliki, BERSYUKUR atas tubuh yg masih kita miliki.
BERSYUKUR atas kesehatan yg masih kita miliki,
BERSYUKUR atas keluarga yg masih kita miliki,
BERSYUKUR atas teman & sahabat yg masih kita miliki
BERSYUKUR atas pekerjaan yg masih kita miliki
Mari kita sadari bahwa kita selalu DIBERI YANG TERBAIK.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar